Monday, November 10, 2008

JADI PAHLAWAN ATAU PECUNDANG

Hari ini, tanggal 10 November 2008, kita memperingati hari pahlawan. Bagi kebanyakan orang, mungkin hari pahlawan tidak memiliki arti apa-apa selain sebagai peringatan atas peristiwa heroik yang terjadi di kota Surabaya puluhan tahun yang lalu. Namun bagi Anda yang memiliki visi hidup kedepan, kiranya hal ini menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi atas apa yang telah Anda lakukan selama ini.

Para pahlawan kemerdekaan dulu telah mengorbankan waktu, tenaga, keluarga dan bahkan nyawa mereka untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa yang telah diraih. Bagaimana dengan Anda? Kita mungkin bukan seorang tentara, bukan seorang pejuang kemerdekaan. Tetapi Anda masing-masing adalah pejuang kehidupan.

Anda adalah seorang pejuang yang memperjuangkan hidup Anda, dan hidup orang-orang yang Anda cintai; orang-orang yang telah menjadi bagian hidup Anda; yang menaruh harapan hidup mereka pada apa yang Anda lakukan.

Jika begitu, maka sudah saatnya Anda memilih untuk melakukan segala tindakan untuk mewujudkan kemenangan hidup Anda dan mereka; kebahagiaan, kesejahteraan, kedamaian, kepenuhan kebutuhan hidup jasmani dan rohani.
o
Yang menjadi masalah adalah; siapkah Anda untuk menjadi seorang pahlawan?
Karena untuk menjadi seorang pahlawan, dituntut adanya sikap pengorbanan yang sangat besar. Mungkin tidak perlu mengorbankan nyawa seperti para pejuang kemerdekaan jaman dulu, karena justru dengan mengorbankan nyawa Anda saat ini, Anda malah tidak dapat berbuat apa-apa lagi untuk orang-orang yang Anda cintai dan mencintai Anda.

Cukup kalau Anda memiliki visi hidup yang jelas dan matang; menjadi pejuang kebahagiaan, mengusahakan tercapainya kesejahteraan hidup keluarga lahir dan batin. Dengan bekerja keras, menemukan jalan yang tepat untuk meraih sukses, sehingga Anda dapat semakin berbuat banyak untuk orang-orang yang Anda cintai; untuk keluarga Anda dan untuk Anda sendiri.

Selamat merenung; apakah saya seorang pahlawan.....
atau hanya seorang pecundang.
Selamat hari pahlawan.

No comments: